- PULAU CINTA MENJADI IMPIAN
Terlalu jauh kita berangan-angan untuk berlibur ke luar negeri dan menikmati wisata di sana. Emang keren, sih, bisa liburan ke luar negeri. Tapi jangan lupa juga bahwa Indonesia punya tempat wisata indah dan keren yang layak untuk kita kunjungi. Salah satunya adalah "PULAU CINTA". Maldives Indonesia.
Pulau Cinta tersebut terletak di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Untuk menuju kesana bisa menaiki speedboat dari tepi pantai Bolihutuo. Perjalan menuju ke sana memakan waktu sekitar 2O menit, Ya, kira-kira waktu yang sama dibutuhkan oleh cewek-cewek untuk gambir alis. Hanya 20 menit, loh.
Teman-teman mungkin ada yang bertanya-tanya, 'kok namanya pulau cinta?' Biar saya jelaskan sejarah dari Pulau Cinta yang saya tahu:
Teman-teman mungkin ada yang bertanya-tanya, 'kok namanya pulau cinta?' Biar saya jelaskan sejarah dari Pulau Cinta yang saya tahu:
"Dulu gundukan pasir atau disebut ATTOL ini adalah pulau kosong tanpa pepohonan dan tidak berpenghuni. Hanya para nelayan dari suku Bajo yang kerap singgah saat melaut. Menurut para legenda, entah siapa namanya, pulau ini menjadi lokasi pertemuan rahasia antara Pangeran Gorontalo dengan putri saudagar dari Belanda, dimasa peperangan. Keduanya saling mencinta seolah melupakan pertikaian antara bangsa yang sedang terjadi. Nah, lewat kisah cinta backstreet merekalah menjadi alasan berdirinya eco resort lengkap dengan kayu panjang berbentuk hati. Yang akhirnya diberi nama Pulau Cinta."
Tapi memang kalua dipikir-pikir seperti itulah cinta. Cinta butuh perjuangan, meskipun perjuanganmu dinilai berlebihan. Keren nggak Pangeran Gorontalo? Cinta tak direstui pulau pun menjadi saksi. Beda sama anak-anak muda zaman sekarang. Cinta tak direstui, semak-semak pun menjadi saksi.
Tapi memang kalua dipikir-pikir seperti itulah cinta. Cinta butuh perjuangan, meskipun perjuanganmu dinilai berlebihan. Keren nggak Pangeran Gorontalo? Cinta tak direstui pulau pun menjadi saksi. Beda sama anak-anak muda zaman sekarang. Cinta tak direstui, semak-semak pun menjadi saksi.
Terlepas dari sejarah, Pulau Cinta memang layak untuk kita kunjungi. Dengan pemadangannya yang indah, tidak kalah indah dari softlens-nya Syahrini. Dan airnya juga bersih dan bening banget. Saking beningnya, kita bisa ngaca sambil sisiran. Ya, walaupun nggak mungkin juga, sih, ada orang yang sisiran sambil ngaca di air. Fasilitasnya disana juga tersedia dengan baik. Mulai dari makanan, minuman, dan juga kobokan. Masih banyak lagi, loh. Suasana yang nyaman, tempat menginap tertata dengan rapih, bahkan lebih rapih dari kumisnya Om Indro Warkop.
Hal ini pula membuat harga menginap disana sedikit lebih mahal. Biar lebih jelas ini daftar harganya yang sudah saya riset lewat internet:
PAKET PULAU CINTA 3 HARI 2 MALAM:
- JIKA DATANG 6 ORANG = Rp. 2.988.000 (PER ORANG)
- JIKA DATANG 5 ORANG = Rp. 3.148.000 (PER ORANG)
- JIKA DATANG 4 ORANG = Rp. 3.348.000 (PER ORANG)
- JIKA DATANG 3 ORANG = Rp. 3.678.000 (PER ORANG)
- JIKA DATANG 2 ORANG = Rp. 3.948.000 (PER ORANG)
- JIKA DATANG 1 ORANG = NGAPAIN KESANA? (DASAR JOMBLO!)
Setelah mengetahui harganya mungkin teman-teman akan berpikir, 'GILA MAHAL BANGET! KALAU TAU GITU MENDING MANDI DI SUMUR!
Tenang aja, semua itu sebanding dengan fasilitas dan pemandang yang akan kita nikmati disana.
Mungkin bisa dilihat juga perbandingan antara jika datang 2 orang dan jika datang 6 orang, perbadingan harganya sangat signifikan. Jadi logikanya kalau kita datang rombongan harganya makin murah. Tapi bukan berarti kalau kita datang satu kampung harganya jadi sepuluh ribu. Atau kalau kita datang satu kota jadi gratis. Nggak gitu juga.
Nah, untuk teman-teman yang punya penghasilan cukup untuk kesana, ayo nggak usah lama-lama lagi, nikmati keindahan pemandangannya dengan fasilitas yang terjamin! Dan yang paling penting satu, di Pulau Cinta nggak ada anak-anak alay; Anak-anak alay yang kalau liburan ke pantai terus namanya ditulis pasir. Padahal itu pasir ada tai kucing! Di pulau cinta ngga ada anak-anak alay kayak gitu. Jadi liburan kalian bisa menyenangkan.
Anyway, sebagai anak Indonesia yang lahir di Gorontalo, saya ingin berpesan, "Tolong dijaga tempat wisata yang kita miliki. Karna kalau bukan kita yang menjaganya siapa lagi.
TERIMA KASIH sudah membaca tulisan pertama saya di tahun 2018!


Komentar
Posting Komentar