ADA APA DENGAN KUCING TETANGGA?

Tengah asik bermain handphone di kamar, tiba-tiba dari arah dapur terdengar suara teriakan kucing yang lagi bertengkar:
       “Meong.. meooongg!!!" Saya pun bergegas ke dapur. Sesampainya di dapur saya melihat kucing saya    sedang ketakutan dengan kucing tetangga. Lalu Saya bergumam: “Dia lagi, dia lagi!”


Sebelum masuk ke problem cerita, ada baik Saya jelaskan dulu ciri-ciri kedua kucing tersebut.
  • KUCING TETANGA : Jenis kelamin laki-laki; Hobinya mungkin menggoda kucing-kucing kompleks; Warnanya setengah hitam setengah putih, kayak oreo; Badannya berisi layaknya kucing orang kaya, yang tiap hari dikasih makan pisang goreng. Berbeda dengan kucing saya, makanannya cuma tulang doang.. itupun kalo ada.
Contohnya seperti ini


  • KUCING SAYA : Jenis kelamin perempuang; Hobinya nonton Dangdut Academy bersama ibu saya; Warnanya hitam full body, tak ada sedikit pun warna lain ditubuhnya, tapi dia tetap seksi, mudah-mudahan.
Contohnya seperti ini





Jadi gini, si kucing tetangga ini sudah sekitar 3 bulan sering membuat onar di rumah, dia sering mengganggu  kucing saya. Entah apa motifnya. Tapi yang jelas kami sekeluarga lumayan terganggu. Mungkin terdengar sepele, "Masa cuma gara-gara kucing resah. Resahnya dimana?" Resahnya karna kucing saya kalo berantem pasti boker di TKP. Mungkin karna ketakutan atau apa saya juga gak ngerti. Cuma masalahnya kalo dia boker, Ibu selalu menyuruh saya untuk yang bersihin pupnya. Sialan, doi yang boker saya yang repot. Hal ini pula menjadi alasan kuat mengapa saya Resah. Bayangin aja, kalo  10 kali sehari doi berantem sama kucing tetanga itu, bisa-bisa rumah saya banjir pup. 

     Suatu hari akhirnya saya menemukan jawaban dari motif dibalik kejadian ini...

Belajar dari film tutur tinular, setiap perkelahian pasti ada penyebabnya. Setelah Saya telusuri ternyata si Kucing tetangga itu naksir sama kucing saya, cuma kucing saya gak mau, mungkin karna si Kucing tetangga itu  badannya kurang sispek apa gimana saya juga gak ngerti, yang jelas kucing saya selalu menolak dia. Tapi si kucing tetangga ini gak tau malu, berkali-kali ditolak masih aja maksa. Dasar jomblo ngenes! 

   Dan jujur aja, kalo si kucing tetangga itu masih mengganggu kucing saya, saya akan melaporkannya kepada KPK (Komisi Perlindungan Kucing); Tentang pelanggaran pelecehan seksual; Dengan pasal satu, tambah satu, sama dengan dua; Dengan hukuman 5 tahun gak boleh makan ikan asin. 

Siapapun kalian yang membaca blog saya ini, tolong kucing kalian didik. jangan sampai malu-maluin, ganggu kucing orang sembarangan. Kalo dia gak mau jadi pacar kamu, jangan maksa dong! Kucing juga punya hati kali! Biarkan mereka memilih cinta sejatinya. Walaupun mereka tak punya skill jitu dalam mendekati gebetan layaknya seperti Dilan.
       

Komentar

Postingan populer dari blog ini