HAPPY OR MONEY?
Uang dan kebahagian menjadi salah satu hal yang diperdebatkan. Mungkin diantara kalian ada yang lebih memilih uang, mungkin juga ada yang memilh kebahagian. Apapun yang kalian pilih itu menjadi hak kalian, yang akan menjadi tanggung jawab dimasa depan. Saya pribadi lebih memilih kebahagian; Karna kebahagian bisa membuat saya lebih berarti. Emang sih... kebahagian gak bisa membeli apapun, sementara kita kalo mau sesuatu butuh uang; mau beli makanan pake uang, mau beli celana dalam pake uang, mau makan celana dalam pake? Pake otaklah... Masa celana dalam dimakan. Kebutuhan hidup memang harus dibeli pake uang. Karna gak mungkin juga kita beli makanan pake kebahagiaan. gak mungkin kan kita datang ke tukang somay...
'Mas, beli somay.'
'Berapa?' Jawab tukang somay.
'Dua tusuk.'
'Nih, dek. Dua ribu aja bayarnya?' Jawab tukang somay, sambil memberikan somay.
'Saya gak punya uang dua ribu, tapi saya punya kebahagian, ambil aja kebahagiaan saya mas, kalo ada sisa ambil aja kembaliannya.
'Makasih ya, atas kebahagiaanya, saya jadi baper.' Jawab tukang somay, sambil menangis terharu.
......
gak mungkin ada tukang somay yang mau dibayar pake kebahagian. kalo pun ada tukang somay yang mau dibayar pake kebahagiaan, mungkin tukang somay ini gak ada niat untuk bersaing sama tukang bubur... yang selalu naik haji.
Kembali ke persoalan uang dan kebahagiaan; Uang juga kadang bisa membuat kita lupa diri. Seperti kata Ryan Adriandhy (Juara 1 Stand Up comedy Indonesia Season 1) ... "Uang hanya akan memperlambat segalah hal. Mana yang lebih cepat, lari atau jalan? Larikan? Coba liat orang kalo gak punya uang, dia lari sana dia lari sini, begitu ada uang jalan-jalan." Kata Ryan Adruandhy.
Saya setuju dengan argumen yang dibicarakan oleh Ryan Adriandhy tentang uang dan kebahagiaan; Hal ini juga mungkin membuat berbagai macam orang bercita-cita untuk menjadi orang kaya, tanpa memikirkan apa cita-cita yang akan mengantarkan mereka kesana. Karna menurut saya orang bisa kaya itu karna akibat dari apa yang mereka perjuangkan selama ini, bukan hanya semata-mata karna uang.
Intinya adalah, memang uang mampu memberikan kita kehidupan yang indah, tapi dari segi fisik dan penampilan. Sedangkankan, kebahagiaan mampu memberikan kita kehidupan yang indah dari segi hati dan batin. Jika melihat kedua hal ini saya pribadi akan lebih memprioritaskan kebahagiaan ketimbang uang; Uang akan menjadi nomor dua dalam hidup saya, jika harus dibandingkan dengan kebahagiaan. Tapi saya memilih kebahagiaan bukan berarti uang menjadi tidak berarti buat saya. Uang tetap berarti tapi tidak menjadi prioritas utama. Entar kalo uang tidak berarti, ada orang yang baca blog saya ini, terus mereka datang sambil minta uang seratus juta, terus saya kasih sambil ngomong... 'Uang tidak berarti buat hidupku, ambil saja semuanya, aku hanya ingin kebahagiaan dihidup ini.'
saya gak mungkin kan saya ngasih uang seratus juta dengan cuma-cuma? karna saya juga sadar sih, saya gak punya uang sebanyak itu... kalo pun saya punya tetap saya gak bakalan ngasih, Ya, kecuali kalo saya berada diposisi dimana saya memang wajib membantu karna saya memang memiliki finansial yang lebih.
Bagaimanapun juga kebahagian dan uang akan menjadi pertanyaan penting buat setiap orang yang ingin maju? Jadi buat kalian yang baca blog ini kalian bisa tinggalin dikomen pilihan kalian, HAPPY OR MONEY? Dan apa alasan kalian memilih itu?
Komentar
Posting Komentar