JULUKAN PANTAT BEBEK


Pemberian julukan sering kita alami di sekolah, dan julukan itu selalu menjadi bahan ledekan. Contoh: Ada teman saya cewek, sebut saja namanya Raisa. Si Raisa ini pantatnya besar, karna pantatnya besar, setiap kali dia jalan ke kantin, dia sering diledek "Si pantat bebek." Dan biasanya yang sering ngeledek si Raisa itu genk-genk cewek.. yang selalu nge-rasa kalau dirinya high class. Pas si Raisa jalan ke kantin, itu genk-genk cewek langsung nge-gosip. 'Eh.. liat, tuh. Si Raisa kalau jalan, kiri-kanan pantatnya nggak balance.

Kasihan banget, kan? Cuma gara-gara  si Raisa pantatnya besar dia sering diledek kayak gitu. Mungkin kalau si Raisa nggak punya pantat dia ledekin Alien kali, ya? Ini untungnya, si Raisa orang nggak baperan. Coba bayangin kalau dia orangnya baperan. Nanti takutnya lama-lama si Raisa ke sekolah nggak bawa pantat; Pantatnya dipotong pake pedang; Pas berangkat ke sekolah ibunya teriak,

    'Raisa, ini pantat Kamu ketinggalan di meja makan!!!' 

    'Iya, mah! Sengaja! Biar Aku nggak diledek lagi di sekolah!!!' Balah si Raisa dengan penuh kesedihan.

Ngeri banget kan, Kalo itu bisa kejadian. Tapi jujur saya kasihan, loh. Cuma gara-gara pantatnya besar dia diledek si pantat bebek. Masalahnya gini, "Orang kan nggak bisa request pas dia tumbuh remaja nanti pantatnya kayak apa, lubangnya mau dibuat berapa, lubangnya mau ditaruh ditengah atau dipinggir". Orang kan bisa request kayak gitu! Seandainya bisa request, mungkin saya bakalan request juga: "Pas tumbuh remaja  nanti, pantat saya nggak ada tainya. Akhirnya pantat saya masuk on the spot." Keren, kan?

So anyway.. kalau kita pikir-pikir, walaupun ada orang yang pantatnya besar kayak bebek, setidaknya dia kalo buang air besar yang keluar tetap sama, "TAI". Kecuali orang yang pantatnya besar kayak bebek beda:  Jadi pas dia buang air besar, yang keluar... "METEOR". Nah.. kalo udah kayak gitu, jangan kan diledek, diotopsi juga nggak jadi masalah.

Untuk menyikapi hal ini, saya punya kutipan: "Sejelek-jelek bentuk pantat manusia, paling tidak pantatnya tidak ada abongo (KORENG)." Semoga kutipan ini bermanfaat. Walaupun saya pribadi sadar kalau kutipan ini tidak bermanfaat.

And thank you so ba baca kita pe blog. Cuma sampai disini kita pe pembahasan soal pantat bebek. Eh.. by the way, ngana pe ukuran pantat barapa? 



Komentar

Postingan populer dari blog ini